Selasa, 20 November 2007

LONTONG BALAP







Description:
Dulu di bawah tangga di gedung Elektro ITS ada penjual lontong balap yang uenaak tenan (gak tau memang enak, atau dasar mahasiswa lapar mulu hehehe...). Paling enak dimakan sama sate kerang yuuum...!
Sayang nggak punya persediaan kerang, jadi nggak bisa bikin sate, hiks!
Tapi tetep sedaap...!
Ciri khasnya : ngasih taogenya harus menggunung!


Ingredients:
Untuk Kuah :
Air kaldu dari tulang sapi
Bw putih, keprak
merica bubuk
Maggi block
Garam
Taoge (boleh direbus tersendiri/dipisah)
Daun celery, iris halus
Bw merah goreng

Bahan Lentho :
Kacang merah, rebus hingga empuk, tumbuk kasar (saya pakai black eye peas kalengan, tiriskan, tumbuk kasar)
Tapioka
Kelapa parut
bw putih + bw merah haluskan
ketumbar bubuk
merica bubuk
garam

Bahan pelengkap :
Lontong atau tepo , dipotong-potong (biarpun namanya lontong balap, tapi penjual lontong balap biasanya pakai tepo ukuran huge!)
Tahu goreng (pilih tahu yang menggembung/puff), potong-potong
Bw merah goreng untuk taburan
Irisan daun celery untuk taburan
Kecap manis (harus pakai)
Sambal oeleg
Petis (jika suka, biasanya gak pake)


Directions:
Membuat Kuah :
1. Tumis bw putih hingga harum, masukkan air kaldu dan semua bumbu, biarkan mendidih.
2. Setelah mendidih, masukkan taoge, rebus hingga mendidih kembali. Sebelum api dimatikan masukkan irisan daun celery dan bw merah goreng.

Membuat Lentho :
Campur semua bahan hingga dapat dipulung, goreng dalam minyak panas hingga kering dan krispy banget. Angkat. Setelah dingin dipotong-potong.
Lentho ini harusnya keras dan crispy (jadi inget penjual lontong balap kalau ngiris lentho sampe bunyi "kres-kres")

Cara menyajikan :
Taruh irisan lontong dan tahu, siram dengan kuah dan taoge, taburi dengan bw merah + celery, beri irisan lentho, drizzle dengan kacap manis, beri sambal (kalau ada kerupuk dan sate kerang, lebih siiiippp! duh..menderita layau...!)

Tidak ada komentar: